Top ↑ | Archive | Ask me for free! | The Forgotten One

Mati Rasa

Malam ini langitku runtuh ngit. Selesai. Semuanya. Bingkai manis berbalut senyum yang selalu aku nantikan setiap minggu untuk menculiknya kini sudah berbahagia dengan yang lain. Aku udah gak tau lagi seperti apa hatiku malam ini. Belum satu luka sembuh, dia kembali menghantam luka yang sama ngit. Ingin sekali rasanya aku berlari ngit. Bukan pada kenyataan, tapi kepada perasaan yang kerap kali membodohiku. Entah emang akunya yang bodoh atau emang beneran akunya yang bodoh? Aku egois ya ngit? Aku selalu mengharapkan apapun diluar batas kemampuanku. Sok-sokan percaya kalau dia merasakan hal yang sama dengan apa yang ku rasakan  Omong kosong. Buktinya cuman aku doang yang seperti ini. Hampa. Gelap. Kosong.

Langit

Aku tau kamu hancur berantakan malam ini. Maafkan aku tidak bisa mengerahkan sisa semangatku untuk memasangmu kembali ke angkasa. Aku terlalu malu pada diriku sendiri. Baru sadar diri ini ternyata cukup bodoh dipermainkan oleh perasaan semu. Semu karena hanya aku yang merasakannya. Aku memang egois. Tertawa sendiri, sakit sendiri, semua sendiri. Terlalu sepi.

Langit.

Aku ingin teriak. Aku ingin merasakan marah yang amat sangat. Merasakan kesal yang luar biasa hebat.

Langit.

Aku ingin hujan. Aku ingin laut. Aku ingin menangis.

Muak sudah dengan semua canda tawa, senyum palsu. Ingin sekali aku mempertanyakan banyak hal di hidup ini. Tapi mulutku seakan terkunci. Terpaksa menerima kenyataan tanpa bisa melakukan apapun. Atau memang inilah yang Engkau sebut menerima halo Yang Maha Kuasa?

Apa aku harus kembali menutup pintu hati ini? Tolong katakan tidak.

No matter what people say. Just live your life. #vsco #vscocam #skyporn

rainbowpeak:

Aku nggak akan menyesal kalau aku ngumpul laporan terlambat, aku nggak masalah kalo aku harus inhal, aku nggak berat untuk mengorbankan absensiku, kalau ada salah satu aja dari kalian yang ngajak aku main atau beberapa dari kalian ngajak aku kumpul, aku akan ninggalin apapun yang sedang aku kerjain. Buat kalian. Buat momen kita.

Sadar nggak sih kita udah di tengah2 perjalanan? Dalam dua tahun ke depan, banyak dari kita yang akan sudah mengganti foto fesbuk atau avatar twitternya dengan foto wisuda. Aamiin. Kalo boleh jujur, aku nggak mau lulus dulu kalo kenanganku dengan kalian masih segini. Terlalu sedikit, kawan. Karena aku pasti lulus, pasti. Karena aku masih selalu bisa memperbaiki nilai di portal akademik, aku percaya. Tapi momen bersama kalian, mungkin nggak akan aku temui lagi.

"People come and go. But memories from well-spent-time with them, stay!"

I miss us, guys.

🔺❤

Jika kami bersama, nyalakan tanda bahaya🔥🚨 #masihajadibahas #bodoamat